Jakarta –
Banyak masalah yang bisa terjadi di otak, namun baru-baru ini seorang ahli saraf menggambarkan “penyakit saraf paling menakutkan” yang pernah ia temui.
Orang dengan masalah yang sangat langka ini mungkin merasa normal di dalam tubuhnya, namun kehidupan mereka berubah sepenuhnya di luar.
Ahli saraf Dr Bing MD seperti dikutip Newpost pada Sabtu (30/11/2024) mengatakan, “Sebagai ahli saraf, saya telah melihat banyak situasi yang mengerikan, tetapi ini mungkin salah satu yang terburuk.”
iklan
Gulir untuk melanjutkan konten.
“Bayangkan, Anda benar-benar terjaga, Anda bisa merasakan, mendengar, melihat dan berpikir jernih – tapi Anda tidak bisa bergerak atau berbicara, Anda hanya bisa mengedipkan mata dan menggerakkan mata ke atas dan ke bawah,” jelasnya.
Beliau berbicara tentang Locked-In Syndrome (LIS), yang disebabkan oleh kerusakan pada batang otak, biasanya akibat stroke, penyakit, atau cedera serius lainnya yang merusak lapisan pelindung serabut saraf. .
Orang dengan sindrom terkunci sepenuhnya sadar, tetapi tidak dapat menggerakkan atau mengedipkan mata. Mereka seringkali membutuhkan trakeostomi (alat pernapasan) untuk bernapas dan selang perut (G-tube) untuk makan dan minum.
Karena kelumpuhan ini, mereka tidak dapat berbicara atau berkomunikasi, bahkan tidak dapat merasakan sakit. Hal ini membuat sindrom terkunci sangat sulit untuk didiagnosis, dan beberapa orang yang menderita kondisi ini secara keliru dikatakan mengalami mati otak.
Beberapa tes seperti MRI dan EEG diperlukan untuk mendiagnosis sindrom terkunci. Kondisi ini sangat jarang terjadi, hanya menyerang sekitar 1% korban stroke, dan saat ini belum ada obat untuk mengobatinya. Meskipun beberapa pasien dapat pulih sedikit dalam keterampilan motoriknya, pemulihan total jarang terjadi.
“Sayangnya, saya melihat banyak sindrom terkunci. Semua pasiennya berusia muda atau setengah baya dan semuanya menderita diseksi serviks dan stroke,” katanya. Bing
Namun, memiliki kondisi menakutkan ini adalah alasan mengapa penting untuk menjaga kesehatan mental dengan serius.
“Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga otak dan mencegah hal-hal seperti stroke,” kata Dr. “Karena sebagian besar stroke tidak membunuh, namun menyebabkan pasien cacat seumur hidup,” kata Bing.
(kna/kna)